Bayi Laki-Laki atau Perempuan??

By: Elly Zulfa

Berharap biasanya dilakukan oleh sebagian orang yang mempunyai suatu rencana pada waktu mendatang. Bagi beberapa orang yang tidak mempunyai sebuah rencana pada waktu dekat, anda dapat menyimpannya sebagai referensi.

Latar belakang

Sperma laki-laki mengandung unsur spermatozoa X dan Y, spermatozoon X menentukan unsur perempuan sedangkan Y adalah unsur laki-laki. Berdasarkan sifat-sifat physiologi dari spermatozoa diatas, para ahli gynetika membuat teori dalam memilih untuk melahirkan bayi laki-laki atau perempuan.

1. Fator makanan :

Jika menginginkan seorang bayi perempuan, Suami harus makan makanan yang banyak mengandung Alkaline, sedangkan istri banyak makan makanan yang mengandung asam. Makanan yang banyak mengandung alkaline adalah : sayur-sayuran, buah-buahan, putih telur, susu, dan ganggang laut. Makanan yang banyak mengandung asam adalah : Daging, dan sea food (makanan laut).

Jika menginginkan bayi laki-laki. Suami harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung asam, sedangkan istri harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung alkaline (lihat jenis makanan diatas)

2. Faktor waktu (Kapan melakukan senggama ?)

Jika menginginkan seorang bayi perempuan, keseringan senggama dilakukan pada waktu sebelum masa haid. Jika menginginkan bayi laki-laki. Keseringan senggama dilakukan pada waktu mendekati masa haid dan atau segera sesudah masa haid.

Bagaimana mengetahui periode masa haid? Temperatur atau suhu tubuh meningkat (anda bisa menggunakan alat pengukur suhu tubuh dan mencatatnya sebagai record)

3. Faktor Penetrasi (tusukan)

Jika menginginkan seorang bayi perempuan, suami harus menghindari tusukan yang dalam kedalam kemaluan istri pada waktu senggama. Jika menginginkan bayi laki-laki, disarankan untuk melakukan tusukan yang dalam oleh suami pada waktu senggama. Alasan : Karakter dari Spermatozoa X dan Y. Spermatozoa X : Pelari maraton (jauh) dengan stamina yang tinggi ( kuat ) Spermatozoa Y : Pelari sprinter (cepat) dengan stamina yang loyo ( lemah ) Jadi, dengan tusukan yang dalam, kemungkinan untuk spermatozoa Y mencapai tujuan akan lebih besar.

4. Faktor Rangsangan

Jika menginginkan seorang bayi perempuan. Istri harus menhidari rangsangan selama senggama. Secresi cairan yang keluar dari kemaluan perempuan akan menjadi alkaline jika terangsang, hal ini akan mendorong aktifitas spematozoa Y. Jika menginginkan bayi laki-laki. Ejakulasi suami sesudah istri terangsang.

5. Faktor persiapan istri

Jika menginginkan seorang bayi perempuan. Cuci vagina dengan larutan dari dua sendok white vinegar yang sudah dicampur dalam satu liter air bersih. Hal ini dilakukan agar kondisinya menjadi asam sehingga aktifitas spermatozoon Y menurun. Jika menginginkan bayi laki-laki, cuci vagina dengan larutan dari dua sendok soda yang sudah dicampur dalam satu liter air bersih.

 

6. Faktor posisi

Jika menginginkan seorang bayi perempuan, posisi Istri pada waktu senggama diatas suami. Jika menginginkan bayi laki-laki, posisi suami pada waktu senggama berada diatas istri. Hal ini mengikuti sifat dari spermatozoon Y akan cepat menuju sasaran (sel telur).

Sumber : dr. Didi Kusmarjadi, SpOG dalam Konsultasi Via E-mail

ANAK IBU ATAU ANAK SAPI??

By: Ika Zulfia

Di masyarakat kita sekarang ini sudah mulai banyak yang sadar akan pentingnya ASI (Air Susu Ibu). Tapi masih banyak juga masyarakat yang tetap memberikan susu formula/susu sapi pada bayinya. Bagi mereka yang belum sadar dan belum tahu tentang manfaat ASI bagi bayinya lebih mengunggulkan gengsi, karena dengan memberikan susu formula/susu sapi pada bayinya maka masyarakat di sekitar tahu bahwa keluarga tersebut mampu membeli susu formula/susu sapi yang harganya mahal dibanding ASI yang tanpa harus membeli.

Pernahkah kita berpikir kalau bayi yang diberi susu formula/susu sapi itu anak ibu atau anak sapi? Kalau anak ibu kenapa harus diberi susu formula/susu sapi sementara ibunya sendiri mampu memberikan ASI kepada bayinya. Tapi kalau anak sapi, ya jelas bukan, karena sudah jelas lahir lahr dari seorang ibu yaitu manusia.

Pada sumber-sumber buku yang telah ada dan kenyataan di masyarakat, jelas sekali manfaat dari ASI lebih besar dibandingkan susu formula atau susu sapi. ASI mengandung bahan-bahan yang sesuai untuk bayi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. ASI dapat meningkatkan kecerdasan anak, sebagai antibodi (mencegah anak dari sakit), mudah diserap, tidak menimbulkan kerusakan gigi pada anak. Tapi coba kita lihat, banyak sekali bayi yang diare akibat susu formula/susu sapi, hal tersebut karena kandungan bahan-bahan di dalam susu formula/susu sapi tidak sesuai dengan bayi. Selain diare bayi juga bisa menjadi kuning dan bisa menimbulkan kerusakan gigi pada anak.

Agar ibu bisa memberikan ASI pada bayinya terutama pada 6 bulan pertama, maka diperlukan juga dukungan dari keluarga. Karena dengan keluarga mendukung ibu untuk menyusui bayinya maka dapat menimbulkan rasa percaya diri pada ibu bahwa ibu mampu memberikan ASI pada bayinya dan hal tersebut merupakan yang terbaik bagi dirinya. Dukungan tidak hanya dari motivasi tapi dapat juga memberikan dukungan fisik pada ibu berupa menyediakan makan-makanan yang bergizi terutama sayur-sayuran karena dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

Bagi Anda yang bekerja, tidak usah khawatir karena sekarang ini tersedia alat untuk memompa payudara untuk membantu mengeluarkan ASI. Jadi meskipun anda di tempat kerja anda bisa memompa ASI setiap ada jam kosong atau waktu istirahat. Dan nantinya ASI tersebut bisa diberikan pada bayi anda sepulang kerja. Tapi perlu diingat sebelum anda bekerja terlebih dahulu susui bayi anda dan tinggalkan persediaan ASI di kulkas. Jadi meskipun anda bekerja, masih bisakan memberikan ASI pada bayi anda.

Setelah kita mengetahui manfaat dari ASI dan cara memberikan ASI meskipun anda bekerja, apakah anda masih akan memberikan susu formula/susu sapi pada bayi anda?? Apa kata dunia??

MENGENALI TANDA-TANDA PERSALINAN

By: Yarokhim

Kehamilan dan persalinan adalah suatu peristiwa normal, bukan suatu penyakit yang harus dihindari sehingga menimbulkan ketakutan.

Persalinan normal merupakan proses alami yang dialami oleh setiap wanita hamil cukup bulan dengan kehamilan normal. Proses persalinan ini memerlukan persiapan yang baik. Yang sebenarnya sudah harus dimulai sebelum seorang wanita hamil.

Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari. Meskipun dokter/ bidan bisa menghitung usia kehamilan dan memperkirakan tanggal kelahiran, namun sampai sekarang, kita semua tidak tahu kapan tepatnya bayi akan lahir. Namun, sebenarnya ada beberapa tanda yang mengawali proses persalinan yaitu dengan catatan kehamilannya berjalan normal dan sehat. Agar bisa melewati sekaligus menikmati saat-saat menjelang kelahiran, sebaiknya diketahui tanda-tanda awal persalinan.

Biasanya, persalinan segera akan tiba ditandai dengan adanya kenceng-kenceng/rasa mules pada perut yang menjalar sampai ke pinggang. Kenceng-kenceng ini pada awalnya berlangsung tidak terlalu lama dengan jarak waktu kenceng-kenceng yang panjang, misalnya satu jam sekali. Semakin lama, kenceng-kenceng yang datang akan terasa kuat dan sering serta lebih lama. Jarak antara kenceng-kenceng pertama ke kenceng-kenceng berikutnya semakin pendek. Tanda selanjutnya yaitu akan keluar lendir bercampur dengan sedikit darah. Kemudian semakin dekat proses kelahiran, kantung ketuban juga akan pecah dan mengeluarkan cairan ketuban/ kawah yang berwarna jernih/kadang keruh. Jika kawah sudah keluar, bayi harus segera dilahirkan.

Jadi, jika seorang ibu hamil yang mengalami tanda-tanda persalinan tersebut, maka harus segera menghubungi tenaga kesehatan, baik bidan/dokter spesialis kandungan.

(Dari berbagai sumber)

Remaja Lesu, Remaja Kurang Darah?

By: Ika Kusumaningrum 

 

Wajah kelihatan pucat, badan sering lesu, jantung berdebar – debar, kadang terasa sesak nafas, dan adakalanya telinga berdengung, ini semua merupakan sebagian penyebab anemia atau penyakit kurang darah. Kondisi ini bisa bertambah parah bila asupan makanan tidak memenuhi gizi yang cukup. Hasil pemeriksaan darah normalnya pada wanita 11,5 – 16 g %, pria 13,5 – 18 g %. Penyakit kurang darah ini memang cukup banyak terjadi pada remaja putri. Kebanyakan karena mereka kurang mengindahkan faktor makanan sehari – hari yang bergizi atau takut badannya gemuk. Akibatnya, asupan tidak sebanding dengan energi yang harus mereka keluarkan untuk melakukan bernagai aktivitasnya alias tekor . Belum lagi setiap bulan mereka mengalami haid.

 

Kurang Oksigen

      Sumsum tulang belakang merupakan “pabrik” butir darah merah atau eritrosit. Tugas darah adalah membagi – bagi oksigen dari paru – paru ke jaringan – jaringan tubuh. Pembentukan sel darah merah sangat tergantung pada hormon alami yang disebut eritroprotein ( yang dibuat dan dikeluarkan oleh ginjal ). Jumlah sel darah merah seseorang dapat diukur atau diperkirakan berdasarkan hematokrit atau hemoglobinnya.

Orang yang menderita anemia berarti tidak mempunyai cukup oksigen dalam darahnya, sehingga menimbulkan gejala rasa lesu, jantung berdebar – debar, kadang terasa sesak nafas.

      Saat jumlah butir darah merah dalam tubuh kurang, tubuh berusaha mengimbanginya dengan menekan kerja jantung. Ketika jantung kita berdebar lebih keras, berarti lebih banyak darah dan oksigen terpacu keluar. Sementara paru – paru pun akan bekerja keras agar oksigen yang diperoleh lebih banyak. Akibatnya, sebagian pembuluh darah akan melebar agar darah yang mengandung oksigen masuk ke dalam jaringan tubuh. Sebagian pembuluh darah lain malah mengecil agar mampu mempertahankan oksigen.

      Redistribusi darah demikian itu menyebabkan kita tampak pucat dan kulit lebih dingin kalau diraba. Bila aktivitas tubuh kita makin bertambah, maka tubuh pun semakin memerlukan tambahan oksigen, sehingga menyebabkan kita terasa lesu, lemas, dan mudah lelah.

      Sementara pertumbuhan fisik kaum remaja sangat dipengaruhi oleh perubahan hormonal, kognitif, serta emosi sehingga dibutuhkan makanan yang bergizi untuk mencukupi kebutuhan energinya. Para remaja sekarang ini kebanyakan lebih tergiur dengan makanan yang lagi ngetren, yang celakanya sebagian besar hanya mengandung kadar lemak yang tinggi sehingga tidak mengacu pada pola makan yang mencukupi asupan zat gizi optimal.

      Berikut ini adalah tips yang bisa digunakan oleh para remaja :

·         Makan makanan yang utama secara teratur.

·         Pilih makanan camilan yang mengandung zat gizi seimbang, contohnya singkong goreng, tempe goreng lebih baik daripada snack berbumbu penyedap.

·         Ingat, banyak camilan hanya mengandung kadar kalori, lemak, kolesterol, serta gula yang tinggi. Jagalah berat badan dalam kondisi batas normal. Menurunkan berat badan hendaknya dilakukan secara bertahap, tidak drastis.

·         Biasakanlah makan pagi sebelum berangkat kuliah. Paling tidak segelas susu di tambah dengan sebutir telur rebus. Makan pagi akan meningkatkan konsentrasi belajar dan memudahkan penyerapan materi pelajaran.

·         Makanan hendaknya mengandung aneka ragam kandungan zat : zat tenaga ( karbohidrat ), zat pembangun ( protein ), dan zat pengatur ( vitamin dan mineral ). Jangan lupa melengkapinya dengan sayuran dan buah – buahan.

·         Selain bergizi lengkap dan seimbang, makanan yang dimakan hendaknya yang aman dikonsumsi.

·         Makan – makanlah sumber zat besi seperti bahan makanan hewani, kacang – kacangan, sayuran hijau. Khusus para remaja putri perlu asupan zat besi yang cukup karena setiap bulannya mengalami haid.

·         Jangan terlalu mudah temakan bujukan iklan dalam memilih makanan.

·         Minumlah air putih yang besih dan aman sekurang – kurangnya 2 liter atau 8 gelas.

·         Membiasakan membaca label makanan yang dikemas ( tanggal kadaluarsa dan kandungan bahan didalamnya ).

·         Menghindari minuman beralkohol, obat – obatan terlarang dan rokok.

·         Melakukan olahraga secukupnya.

·         Istirahat dan tidur cukup terutama sehabis melakukan aktivitas yang cukup berat.

(dari berbagai sumber)

 

 

 

 

                               

 

Gizi Anda Selama Hamil

By: siti maesaroh 

Anda tentu memiliki pengalaman yang berbeda selama hamil. Ada yang bisa menyesuaikan diri, ada juga yang kesulitan dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan. Semakin tua umur kehamilan Anda, semakin banyak pula perubahan yang akan Anda alami. Untuk menghadapi hal tersebut Anda dituntut untuk memiliki tubuh yang sehat. Salah satu caranya adalah dengan makan makanan bergizi. Tentu istilah tersebut sering Anda dengar. Tetapi taukah Anda berapa banyak kebutuhan gizi yang Anda perlukan selama hamil? Mari kita cari tahu !

Bagi sebagian orang mungkin memiliki kepercayaan untuk menghindari makanan tertentu selama hamil atau biasa kita sebut berpantang makanan. Biasanya hal itu dikaitkan dengan mitos-mitos selama hamil, misalnya selama hamil Anda dilarang makan cumi-cumi karena khawatir anak yang Anda lahirkan berkulit hitam. Mungkin ada juga yang ingin tetap menjaga kelangsingan dengan diet selama hamil (hmm artis kali ya…?). Padahal kita tahu selama hamil makanan yang kita makan juga digunakan untuk pertumbuhan janin.

Menurut commitee on nutritional status during pregnancy, kenaikan berat badan ibu hamil antara 11,25-15,75kg akan melahirkan bayi yang paling sehat. Pertimbangannya, kenaikan berat badan ibu berhubungan langsung dengan bayi yang sehat. Jadi bayi baru lahir yang memiliki berat antara 2,5-4kg lebih sehat dan lebih baik daripada bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2,5kg. Jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk diet selama hamil hanya karena ingin tetap langsing. Tapi bukan berarti pula Anda diperbolehkan makan terlalu banyak, karena jika makan terlalu banyak akan berisiko melahirkan bayi besar sehingga menyulitkan persalinan. Yang terbaik adalah makan dalam jumlah sedang.

Dalam buku ”Awal menjadi Ibu” yang ditulis oleh Connie marshall menyebutkan bahwa penambahan berat badan lebih dari 2.9kg dalam sebulan selama hamil adalah banyak, sedangkan jika kurang dari 0.22kg dalam satu bulan sesudah umur kehamilan 3bulan adalah terlalu sedikit. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk tahu takaran gizi yang sesuai selama hamil.

Para ahli gizi mengemukakan bahwa makanan ibu hamil tiap hari dalam satu porsi harus mengandung 1/5nya adalah protein(kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, dll), 1/3nya adalah lemak(hati, daging, minyak sayur, kacang tanah, dll),dan 1/2nya adalah karbohidrat(nasi, roti, jagung, kentang, sagu, dll). Untuk melengkapi makanan Anda, bisa ditambahkan buah dan susu. Namun perlu dihindari makan-makanan yang mengandung zat pengawet, pewarna, pemanis buatan, serta makanan yang mengandung penyedap rasa karena bisa membahayakan pertumbuhan janin Anda. Dengan berpedoman pada hal tersebut, Anda bisa mengatur sendiri makanan apa yang akan Anda makan tiap harinya. Tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan pendapatan Anda.

Kehamilan mungkin akan menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk bisa menilai kebiasaan makan Anda setiap harinya. Dan masa ini bisa menjadi awal bagi Anda untuk bisa hidup lebih sehat.

 

10 Cara Bangkit dari Kesedihan

By: Oktaviana Maghfirawati

Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit, masa  dimana banyak masalah yang menghantui dirinya, setiap orangpun  berbeda-beda permasalahannya, dan penyebabnya pun bermacam-macam, bisa karena sedang patah hati, sakit secara fisik, bokek alias tidak punya uang, dan semacamnya, saat itulah orang hanya bisa mengeluh untuk mengungkapkan masalahnya  pada Sang pencipta, keluarga terdekat, teman yang dianggap perhatian, ataupun seseorang yang care pada dirinya, tujuannya untuk  mencari solusi yang yang diaanggap bisa menyelesaiakan masalahnya tersebut. Tapi apa kenyataanya bayak orang tak sanggup untuk memecahkannya,   Sehingga bisa jadi orang tersebut mengalami frustrasi, depresi, dan ekstremnya atau menyalahkan dirinya sendiri, dan bisa jadi timbulah hasrat utuk mencoba bunuh diri atau mengakhiri kehidupannya.

Mudah-mudahan Anda tidak  seperti itu, maka penulis mencoba untuk menemukan kembali semangat diri anda, dengan beberapa tips berikkut ini………..

1.Ayunkan tubuh dan bernyanyi
Pasang musik favorit, terutama yang berirama disko atau dance. Sambil bergoyang, Anda juga bisa ikut menyanyi.

2. Tersenyum
Tersenyum bisa ‘mengakali’ otak. Maksudnya, karena otot-otot Anda memaksakan senyum, otak akan berpikir bahwa Anda sedang senang.

3. Habiskan waktu dengan orang-orang tercinta
Ada orang yang senang kongkow dengan teman-temannya, ada juga yang senang bermain dengan anak-anak kecil. Terserah yang mana pilihan Anda, yang jelas pilihan kedua amat menyenangkan. Bayangkan Anda mencubit pipi seorang bocah, menyaksikan keriangannya menjilat es krim, bermain di kolam renang, atau melakukan apa pun. Percayalah, keriangan anak-anak akan menular pada Anda.

4. Hadiahi diri Anda sendiri
Kalau ada pekerjaan yang tidak Anda sukai, jangan ditunda. Segera kerjakan, supaya setelah itu usai, Anda bisa memberi kado bagi diri Anda sendiri. Hadiahnya tak usah mahal-mahal amat, bisa berupa memanjakan diri di spa atau salon, berendam di kamar mandi, membaca majalah atau buku, atau tak melakukan apa pun sambil mengunyah dua keping cokelat.

5. Bersihkan sekeliling Anda
Keadaan yang kacau balau memang bikin dada sesak. Karena itu, bebenahlah. Biarkan segala sesuatu berada di tempat yang seharusnya. Seni kuno Feng Shui menyebutkan bahwa mengenyahkan kekacaubalauan di suatu tempat berarti akan mengusir energi negatif dari sana. Cobalah.

6. Lakukan tindakan
Bila ada sesuatu yang membuat Anda cemas, entah itu kesehatan, pekerjaan, atau kehidupan rumah tangga, lakukan sesuatu. Jangan biarkan suatu masalah menjadi berlarut-larut, menggerogoti kebahagiaan Anda, dan ‘menikam’ apa yang seharusnya Anda peroleh.

7. Berpikir positi
Para konsultan psikologis tak akan pernah bosan menghadiahi kedua kata ini. Sebab, ujung-ujungnya, segala masalah bisa terasa lebih ringan kalau Anda selalu berusaha berpikir positif.

8. Jadi orang yang kreatif
Kalau cuma duduk melamun sambil mengeluh bahwa dunia ini tidak adil, sudah jelas dunia ini memang ‘terasa’ tidak adil. Anda tidak punya kesibukan, sih. Cari sesuatu yang menyibukkan diri, seperti mengerjakan pekerjaan tangan, memasak, berkebun, meredekorasi rumah, dan sebagainya.

9. Menulis
Banyak ahli setuju bahwa menulis dapat menghilangkan stres. Cobalah dengan menuangkan apa yang Anda alami ke dalam selembar kertas. Anda akan kaget melihat hasilnya.

10. Berolahraga
Manfaat olahraga pasti sudah Anda ketahui. Tapi, melakukannya ketika Anda sedang sedih, bisa jadi membawa kegunaan lain. Di antaranya adalah, membuat Anda lupa masalah, dan membawa semangat baru.

Semoga tips ini bisa membuat anda kembali menjadi semangat dalam meraungi hidupnya

Ditulis pada oleh mansur12

 

Global Warming: Oh Bumiku…!

By: Rosiana Prima Rianti

Bumi kita memiliki atmosfer yang berfungsi untuk melindungi manusia dari pancaran sinar matahari, yaitu dengan menyerap radiasi matahari langsung, sehingga yang sampai ke bumi dapat sesuai dengan kebutuhan manusia. Atmosfer tersusun dari berbagai komponen gas, antara lain Nitrogen, Hidrogen, Oksigen, Ozon, Karbon, dan gas-gas lain dalam jumlah yang sesuai, sehingga tercipta keseimbangan untuk kehidupan manusia.

Tak dapat dipungkiri, seiring dengan makin berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi, manusia dapat menciptakan berbagai produk yang dapat menunjang dan mempermudah kehidupan manusia, seperti mesin pabrik, kendaraan bermotor, AC, Lemari Es, dan produk-produk lain.

 

Namun sayangnya, kita sebagai manusia cendrung lebih mementingkan diri sendiri menikmati kemudahan tanpa memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan pada lingkungan kita. Dan kita tidak sadar, bahwa kelalaian kita itu telah menyebabkan kerusakan besar di bumi yaitu terjadinya “GLOBAL WARMING“ atau pemanasan.

Salah satu penyebab pemanasan global adalah kadar gas karbon dioksida di atmosfer yang berlebihan yang tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah O2. Sumber terbesar gas ini berasal dari pembakaran fossil fuel seperti minyak tanah, premium, solar, batu bara, asap rokok dan lain-lain. Belum lagi penebangan hutan liar dan pencemaran air laut menyebabkan jumlah oksigen di atmosfer menjadi berkurang. Dan semua itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dengan makin banyaknya penduduk dunia dari tahun ke tahun, otomatis kebutuhan energi pun makin bertambah.

Tidak hanya itu, lemari Es, AC, tempat tidur busa dan parfum beralkohol juga mengandung FREON yang dapat merusak ozon. Padahal kita tahu ozon berfungsi untuk melindungi manusia dari pancaran sinar Ultra Violet ( UV ). Apabila lapisan ozon ini berlubang, maka manusia akan terpancar sinar UV setiap hari dan tentu saja ini dapat menyababkan kanker kulit yang sangat berbahaya.

Dampak pemanasan global sangat besar. Jika suhu di bumi terus naik, maka es di kutub akan mencair dan terjadilah penigkatan volume air laut. Bila dibiarkan, lama – kelamaan pulau – pulau di dataran rendah akan tenggelam tertutup air laut.

Iklim bumi makin kacau akibat makin pekatnya gas rumah kaca (karbondioksida) di atmosfer.  Musim panas makin menyengat dan musim hujan tak terkendali, hal ini menyebabkan bencana banjir dan badai tak dapat di hindarkan lagi.

Suhu yang sangat panas menyebabkan penguapan sumber air yang berlebihan sehingga di musim kemarau banyak sungai – sungai yang kekeringan. Jika kadar karbon dioksida terus meningkat dan oksigen semakin berkurang, maka dampak yang paling berbahaya dari pemanasan global adalah kepunahan dari sebagian besar ekosistem di dunia termasuk manusia.

Lalu, apakah ada yang dapat kita lakukan untuk mengatasi pemanasan global?

 

Jelas ada! Pertama, mengurangi pemakaian fossil fuel sebanyak-banyaknya. Misalnya, mengganti sumber energi dari fossil fuel dengan sumber energi matahari, panas bumi, angin, gelombang laut, dan energi nuklir. Jika sumber-sumber energi tersebut dimanfaatkan maksimal, niscaya udara makin bersih dan sedikit gas karbon dioksida. Ini akan mengakibatkan suhu di bumi makin sejuk.

Kedua adalah penghijauan kembali lahan-lahan di permukaan bumi, termasuk penggalakan reboisasi hutan. Makin tipisnya jumlah pepohonan di permukaan bumi, berakibat makin sedikitnya pohon yang bisa mengubah gas karbon dioksida menjadi gas oksigen yang amat dibutuhkan makhluk hidup. Penghijauan termasuk di wilayah tandus seharusnya menjadi proyek global untuk mengantisipasi datangnya global warming dengan segala implikasinya.

Ketiga adalah dengan mengurangi penggunaan AC, lemari es, dan parfum beralkohol dengan produk yang lebih aman agar penipisan ozon tidak semakin luas. Dan yang tidak terlupakan, hindari budaya merokok karena jika 100 juta orang saja merokok, bisa dibayangkan seberapa banyak asap polusi yang dihasilkan.

Jika semua manusia di seluruh bumi bersatu untuk mengatasi fenomena global warming tersebut, niscaya ancaman bahaya mengerikan dapat dihindarkan. Persoalannya, maukah setiap negara dan bangsa bekerja sama untuk menyelamatkan bumi?

 

Sumber:

http://nadaegan.blogspot.com/2006/08/my-best-people.html

http://www.indonesiaindonesia.com/karlina-maryadi

http://wongtmgloveaworld.blogspot.com       

ANDA Malas? Coba Deh Simak Ulasan Berikut…

By: Kurniawati

Malas adalah penyakit mental. Siapapun yang dihinggapi rasa malas, sukses pasti jauh dari gapaian. Rasa malas sebenarnya merupakan sejenis penyakit mental. Mengapa disebut penyakit mental? Disebut demikian karena akibat buruk dari rasa malas memang sangat merugikan. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas kinerjanya akan kacau dan ini jelas sangat merugikan. Umumnya sukses dalam karir, bisnis, dan kehidupan tidak pernah datang pada orang yang malas. Masyarakat yang dipenuhi oleh individu-individu yang malas jelas tidak akan pernah maju.

Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban, dll. Jika keluarga besar dari rasa malas ini mudah sekali muncul dalam aktivitas sehari-hari kita, maka dijamin kinerja kita akan jauh menurun. Bahkan bisa jadi kita tidak pernah bisa mencapai
sesuatu yang lebih baik sebagaimana yang kita inginkan.

Rasa malas juga menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau apa yang sesungguhnya dia inginkan. Rasa malas jenis yang satu ini relatif lebih bisa ditanggulangi. Nah, bagaimana cara mengatasinya? Berikut kiat-kiatnya:

Inilah kiat-kiat mengatasi malas :

1. Membuat Tujuan

Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang ingin diraih. Dan orang yang tidak memiliki tujuan-tujuan hidup, biasanya sangat jarang menuliskan resolusi atau komitmen-komitmen pencapaian hidup.

Di sinilah pangkal persoalannya. Tanpa tujuan, solusi, atau komitmen-komitmen pencapaian hidup, maka seseorang hanya bergerak secara naluri dan sangat rentan diombang-ambingkan situasi di sekelilingnya. Posisi seperti ini membuatnya menjadi pasif, menunggu, tergantung pada situasi, dan cenderung menyerah pada nasib. Dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada motivasi untuk meraih atau mencapai sesuatu.

Supaya motivasi muncul, seseorang harus berani memutuskan tujuan- tujuan hidupnya. Menurut Andrias Harefa dalam bukunya Agenda Refleksi dan Tindakan Untuk Hidup Yang Lebih Baik (GPU, 2004), dia harus membuat komitmen atas apa saja yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, dan dinikmati (disingkat secamilanik). Contoh komitmen; “pada ulang tahun yang ke …. saya sudah harus menyelesaikan buku yang saya tulis, mencapai gelar S-2, memiliki rumah dan mobil, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga.”

2. MengasahKemampuan
Orang yang memiliki tujuan-tujuan hidup yang pasti, membuat solusi dan komitmen-komitmen pencapaian biasanya memiliki motivasi tinggi.
Tetapi tujuan yang samar-samar jelas tidak memberikan dampak motivasional yang signifikan. Nah, akan lebih baik lagi jika tujuan-tujuan dilengkapi dengan aktivitas-aktivitas pembelajaran, seperti mencari cara-cara yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut. Kita juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan-ketrampilan supaya langkah-langkah yang diambil itu akan membawa kita pada pencapaian tujuan secara efektif dan efisien.

Contoh: jika pada tahun yang sudah ditargetkan kita ingin menjadi konsultan, maka sejak sekarang aktivitas-aktivitas kita sudah harus difokuskan ke arah tujuan tersebut. Kita harus terus mengasah kemampuan mendiagnosa masalah, menemukan penyebab, menganalisis, memiliki gagasan, menawarkan solusi, dan memperbaiki kemampuan presentasi.

Jika aktivitas-aktivitas pembelajaran itu dilakukan secara konsisten dan dengan komitmen sepenuhnya, maka kita telah berada di jalur yang benar. Aktivitas-aktivitas pembelajaran akan menempatkan kita pada posisi dan lingkungan yang dinamis. Kemampuan kita dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah juga akan meningkat. Dengan sendirinya ini akan semakin memperkuat rasa percaya diri kita, menebalkan komitmen pencapaian tujuan, dan  menumbuhkan semangat.

Sebaliknya, jika kita sama sekali menolak aktivitas-aktivitas pembelajaran, komitmen akan semakin melemah, semangat turun, dan kemalasan akan datang dengan cepat. Pada titik ini, tujuan-tujuan, resolusi atau komitmen yang sudah kita buat sudah tidak memiliki arti lagi.

3. PergaulanDinamis
Para pemenang berkumpul dengan sesama pemenang, sementara para pecundang cenderung berkumpul dengan sesama pecundang. Sulit sekali bagi seorang pemalas untuk hidup di lingkungan para pemenang. Sulit bagi orang malas untuk berada secara nyaman di tengah-tengah orang yang sangat optimis, sibuk, giat bekerja, dan bersemangat mengejar prestasi.

Situasi atau lingkungan di mana kita berada sangat mempunyai pengaruh. Orang yang mulai dihinggapi rasa malas  dianjurkan agar menjauhi mereka yang juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan,dan negatif thinking. Sepintas, berkeluh kesah dengan mereka dengan orang-orang seperti itu dapat melegakan hati. Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu psikologis. Walau demikian, dalam situasi malas yang sedang menyerang, mendekati orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa malas justru dapat semakin menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan masing-masing pihak pada psimisme, keputusasaan, dan kemalasan total.

Jika rasa malas mulai menyerang, jangan berlama-lama duduk berdiam diri. Cara paling ampuh menghilangkan kemalasan adalah bangkit berdiri dan menghampiri orang-orang yang sedang tekun dan bersemangat melakukan sesuatu. Dekati mereka yang sedang bekerja keras untuk meraih impian-impiannya yang umumnya memancarkan aura positif kepada apa pun dan siapa pun di sekelilingnya. Pancaran optimisme dan semangat itulah yang bisa menginspirasi orang lain, bahkan menularkan semangat yang sama sehingga orang lain menjadi ikut tergerak.

4. Disiplin Diri

Ada sebuah ungkapan yang sangat dalam maknanya dari Andrie Wongso, Motivator No.1 Indonesia, yang bunyinya; “Jika kita lunak di dalam, maka dunia luar akan keras kepada kita. Tapi jika kita keras di dalam, maka dunia luar akan lunak kepada kita”. Kata-kata mutiara yang luar biasa ini menegaskan, bahwa jika kita mau bersikap keras pada diri sendiri, dalam arti menerapkan disiplin dalam berbagai hal, maka banyak hal yang dapat  kita kerjakan dengan baik. Sikap keras pada diri sendiri atau disiplin itulah yang umumnya membawa kesuksesan bagi karir para olahragawan dan pekerja profesional yang memang menuntut sikap disiplin dalam banyak hal. Bayangkan, bagaimana seorang atlet bisa menjadi juara jika dia tidak disiplin berlatih? Bagaimana mungkin ada pekerja profesional yang bagus karirnya jika dia serin malas-malasan?

Sebaliknya, jika kita terlalu lunak atau memanjakan diri sendiri, memelihara kemalasan, mentolerir kinerja buruk, tidak merasa bersalah jika lalai atau gagal dalam tugas, maka dunia luar akan sangat tidak bersahabat. Olahragawan yang manja pasti tidak akan pernah jadi juara. Seorang sales yang malas tidak akan pernah besar penjualannya.. Dan pekerja yang tidak disiplin pasti mudah jadi sasaran PHK. Jika kita lunak pada diri sendiri, maka dunia akan keras pada kita.

Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan mendisiplinkan diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut.

Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian. Jadi, kalau Anda ingin sukses, jangan mempermudah munculnya rasa malas.(1108)

 

Menstruasi Itu Nikmat…Benarkah?

By: ShE-CoM

 

Menstruasi adalah pengeluaran darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk hamil serta melahirkan anak walaupun sebenarnya masíh rentan terhadap resiko. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10-16 tahun, tergantung dari berbagai faktor misalnya status gizi, berat badan, tinggi badan, dan kesehatan wanita.

Panjang rata-rata daur menstruasi sekitar 28 hari, walaupun hal ini tidak berlaku sama pada setiap wanita, terkadang siklus terjadi berkisar antara 21 hingga 35 hari tergantung pada berbagai hal termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut. Dan proses pengeluaran darah haid biasanya berlangsung antara 3-7 hari.

Proses penerimaan terhadap menstruasi pada masing-masing individu berbeda. Wanita yang tidak mengenal tubuh mereka dan proses reproduksi dapat mengira bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit atau bahkan hukuman dari tingkah laku mereka yang buruk. Mereka yang tidak diajari untuk menganggap menstruasi sebagai fungsi tubuh yang normal, dapat mengalami rasa malu dan perasaan kotor saat menstruasi pertama mereka. Bahkan saat menstruasi diketahui sebagai proses yang normal, perasaan kotor bisa tinggal sampai dewasa. Tapi banyak juga wanita yang menganggap menstruasi sebagai proses yang alamiah dan hanya terjadi pada wanita.

Meskipun begitu, banyak wanita yang mengalami ketidaknyamanan selama beberapa hari menjelang menstruasi datang. Kira-kira setengah dari seluruh wanita menderita akibat dismenore atau nyeri pada saat menstruasi. Gejala-gejala dari dismenore misalnya payudara nyeri dan bengkak, serta mudah tersinggung. Beberapa wanita mengalami gangguan yang cukup berat seperti kram, sakit kepala, gelisah, letih, dan ingin menangis. Dalam bentuk yang paling berat, sering menyebabkan depresi dan kemarahan.

Sikap terhadap menstruasi berbeda pada setiap masyarakat. Ada masyarakat yang memandang wanita yang sedang mengalami menstruasi itu kotor dan tercemar sehingga tidak mengikutsertakan mereka dalam kegiatan-kegiatan karena takut akan ikut tercemar. Namun masyarakat lain menganggap bahwa menstruasi sebagai fungsi tubuh normal dan tidak menghukum atau menghalangi wanita saat mereka mengalaminya. (1108)

ANAKKU SEHAT, BERKAT ASI…

                                                     By:Yuliar Dwi Kurniasih

 

“ Aku anak sehat tubuhku kuat, karena ibuku rajin dan cermat, semasa aku bayi selalu diberi ASI, makanan bergizi dasn imunisasi….”

            Masih ingat kan dengan syair lagu tersebut? Ya, untuk menjadikan anak yang sehat, memang diperlukan ketiga hal tersebut, yaitu  ASI, makanan begizi dan imunisasi. Ditambah dengan olah raga, jadwal makan, dan rajin kontrol ke dokter untuk memantau tumbuh kembang anak. Akan tetapi pada kesempatan ini, saya akan membahas sedikit tentang ASI.

            ASI yaitu kepanjangan dari air susu ibu. Sedangkan ASI Eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan kepada bayi pada usia 0 sampai 6 bulan tanpa tambahan makanan atau cairan apapun.ya, ASI saja, hanya ASI!!? ASI yes!!

            Banyak penelitian yang ‘hanya’ dilakukan untuk membuktikan bahwa ASI melindungi bayi dari berbagai macam penyakit. Karena di dalam ASI mengandung berbagai macam zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh bayi. Terutama pada kolostrum yaitu ASI yang dihasilkan pada minggu pertama (cairanya berwarna kekuningan) yang mengandung zat – zat kekebalan yang penting untuk melindungi bayi dari penyakit. Selain melindungi dari penyakit, ASI juga dapat meningkatkan mencerdaskan. Karena, ASI mengandung AA dan DHA yang berfungsi untuk pertumbuhan otak dan untuk kesehatan mata( ketajaman mata ). Selain itu juga ASI mengandung kolesterol ynag cukup yang beguna untuk pertumbuhan jaringan saraf. Sedangkan kolin untuk meningkatkan memori( meningkatkan daya ingat ).

            Menurut Manuaba (1999 : 152) dalam bukunya yang berjudul “ Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita “, dijelasakan tentang metode pemberian ASI yaitu :

Ø      Memeberikan ASI sampai tetes terakhir pada payudara yang kanan dan kiri secara bergantian sehingga tidak terjadi bendungan/ pembengkakan.

Ø      Memasukan putting susu hingga sebagian areola (bagian menghitam di sekitar puting) masuk ke dalam mulut bayi. Sehingga air susu keluar dengan lancar dan menghindari terjadinya luka pada putting atau yang sering disbut dengan ‘putting lecet’.

Ø      Perlukaan putting susu harus segera dibati untuk mencegah terjadinya abses(luka yang meradang) pada payudara.

Ø      Bila terjadi pembengkakan/ pembendungan air susu, sebaiknya jangan dibuang, bisa diletakkan ke dalam cangkir/ gelas atau botol tapi jangan berikan dengan botol. Karena dapat menyebabkan bayi menjadi bingung putting (tidak mau menyusu karena sudah terbiasa dengan dot/botol).

Banyaknya kandungan gizi yang terdapat dalam ASI, sehingga sangat sayang bila harus dibuang walaupun setetes saja. Hanya setetes saja itu sangat berharga bagi masa depan anak. Selain ASI memberikan banyak manfaat bagi bayi, ASI juga memberikan manfaat bagi ibunya, antara lain mencegah teradinya perdarahan, mempercepat proses pengembalian rahim ke bentuk semula, memepercepat penyembuhan luka jahit(bila ada), memperbanyak produksi ASI, melncarkan produksi ASI. Nah, agar program menyusui berhasil dengan maksimal, maka perlu dilakukan ‘manajemen laktasi’ sejak kehamilan, saat bersalin, dan sesudah melahirkan. Ditambah lagi, proses menyusui tidak sekedar memberikan makan tapi juga mendidik dan memenuhi kebutuhan psikososial. Menyusui merupakan stimulasi bayi dari berbagai aspek kecerdasan anak karena melibatkan kontak mata, komunikasi yaitu dengan cara mengajak bayi berbicara, serta kedekatan emosi ketika bayi dipeluk, dielus, dan disentuh oleh ibu yang semuanya itu untuk memberikan yang terbaik untuk bayinya.

Dalam hal ini, pengetahuan ibu tentang pemberian ASI dan manfaatnya sangat berpengaruh. Terkait dengan pengetahuan ibu, tenaga kesehatan terutama bidan yang termasuk juga kader – kader kesehatan, memberikan informasi tentang ASI dan manfaatnya sangatlah berpengruh terhadap sukses tidaknya program menyusui. Oleh karena itu, untuk mencapai agar program menyusui berhasil maksimal informasi itu harus sampai kepada ibu. Informasi tersebut tidak hanya diberikan kepada ibu saja melainkan juga suami serta keluarga. Supaya kelurga juga tahu mendukung program tersebut. Sehingga tercipta penerus bangsa yang sehat- sehat dan juga cerdas.

Jadi, untuk menciptakan anak yang sehat dan cerdas diperlukan perawatan yang ekstra. Dimulai sebelum ibu hamil, saat hamil, bersalin dan juga setelah bayi lahir. Perwatan bayi setelah lahir salah satunya dengan memberikan ASI. Pemberian  ASI ini, dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengetahuan ibu, kemauan ibu dan juga informasi yang di peroleh ibu dalam hal ini informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan.(1108)